Pada Jumat, 28 Agustus 2026, SMA Negeri 1 Babat menyelenggarakan kegiatan Kajian Jumat Pagi di lapangan utama sekolah. Kegiatan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII, serta didampingi oleh Bapak dan Ibu guru. Mengangkat tema “Merapikan Hati yang Bersih, Meraih Hidup yang Berkah”, kegiatan mingguan ini digelar sebagai wadah refleksi diri sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di hari yang penuh kemuliaan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) sebelum berlanjut ke sesi penyampaian materi inti oleh Ustadz Mufrodi Masyhadi. Dalam ceramahnya, Ustadz Mufrodi mengingatkan seluruh warga sekolah mengenai hakikat tujuan hidup manusia di dunia, yakni mengumpulkan bekal terbaik menuju kehidupan abadi di akhirat. Beliau mengibaratkan proses masuk Islam sebagai pendaftaran awal menuju akhirat, sedangkan pelaksanaan Sholat lima waktu merupakan bentuk absensi hariannya yang tidak boleh ditinggalkan agar seseorang dapat meraih keselamatan di akhirat kelak.
Lebih lanjut, penceramah menegaskan kembali pepatah miftahul jannah as-sholah yang bermakna bahwa kunci surga adalah Sholat. Menjaga ibadah wajib lima waktu secara konsisten diyakini akan mendatangkan lima keutamaan dan manfaat besar dari Allah SWT bagi setiap mukmin yang menjalankannya. Mendekati akhir sesi, kajian diisi dengan lantunan sholawat bersama yang menyisipkan pesan tentang pentingnya mendirikan Sholat lima waktu, disusul dengan pembacaan doa khusyuk yang dipimpin langsung oleh pemateri. Suasana hening dan khidmat menyelimuti lapangan saat seluruh peserta mengamini doa bersama.

Seusai kegiatan, Tim Jurnalistik SMABA berkesempatan mewawancarai salah seorang siswa kelas XI-4. Siswa tersebut mengungkapkan bahwa bagian paling berkesan baginya adalah pemaparan mengenai Sholat lima waktu sebagai fondasi hidup yang menentukan penimbangan amal menuju surga atau neraka kelak. Ia mengaku terdorong untuk memperbaiki kebiasaan sholatnya agar tepat waktu setelah mengetahui besarnya pelipatgandaan pahala yang dijanjikan. Selain itu, ia menyampaikan saran agar alokasi waktu ceramah dan porsi materi dapat diperbanyak serta diperpanjang ke depannya, sehingga para siswa dapat menyerap lebih banyak ilmu dan pelajaran berharga.

Melalui rutinitas kajian ini, pihak SMAN 1 Babat berharap setiap hari Jumat dapat terus menjadi momentum berharga bagi seluruh warga sekolah untuk membenahi akhlak dan meningkatkan kualitas ibadah.